Alaman

Panduan Ringkas Penulisan Aksara Batak

 
Panduan Ringkas Penulisan Aksara Batak

Panduan Ringkas Penulisan Aksara Batak

Aha ᯀᯂ

Na ᯉ

rata  ᯒᯖ 

bawa ᯅᯋ 

i ᯤ

mangalapa ᯔᯝᯞᯇ

sada ᯘᯑ 

gaja ᯎᯐ

u ᯥ 

ya ᯛ

nya ᯠ

Inilah cara paling mudah mengingat 

ke-19 Ina ni surat Batak Toba

Kongres I Kebudayaan Batak Toba Tahun 2022 mengadopsi Ina ni surat  ha ᯄ dan 

sa ᯚ Mandailing ditambahkan dengan 

tompi  ᯦ menjadi ka ᯄ᯦ dan ca ᯚ᯦ di Toba


Pahami bentuk ligatur Aksara Batak Toba 

ketika digabungkan ina ni surat dengan 

anak ni surat u ᯮ (font noto sans Batak) :

1. Ung  ᯀᯮᯰ  

2. Bu ᯅᯮ

3. Du ᯑᯮ

4. Gu ᯎᯮ  

5. Hu ᯂᯮ

6. Ju ᯐᯮ

7. Lu ᯞᯮ  

8. Mu ᯔᯮ

9. Nu ᯉᯮ

10. Pu ᯇᯮ

11. Ru ᯒᯮ

12. Su ᯘᯮ

13. Tu ᯖᯮ

14. Wu ᯋᯮ  

15. Yu ᯛᯮ

16. Ngu ᯝᯮ

17. Nyu ᯠᯮ   

Jadi anak ni surat u ᯮ diletakkan di sebelah kanan atau di sebelah kanan bawah ina ni surat, dan harus ditambahkan secara utuh ᯮ 

Oh ya dalam menuliskan aksara batak ini, saya menggunaka font noto sans batak yang sudah saya modifikasi di komputer, agar sesuai kebutuhan penulisan aksara batak itu sendiri. Tetapi ketika dicopy paste ke blogger ini tampilannya mengikuti bentuk asli font noto sans batak buatan tim google.

Jika sudah hafal ke-19 ina ni surat Batak Toba dan bentuk ligaturnya, cobalah tuliskan kata yang hanya mengandung ke-19 ina ni surat tersebut : 

1. alai  ᯀᯞᯤ

2. ama  ᯀᯔ

3. amana ᯀᯔᯉ

4. amaama  ᯀᯔᯀᯔ

5. baba  ᯅᯅ

6. bapa ᯅᯇ

7. bagabaga ᯅᯎᯅᯎ 

8. bara  ᯅᯒ

9. batara  ᯅᯖᯒ

10. balanga  ᯅᯞᯝ

11. daina  ᯑᯤᯉ

12. gaja ᯎᯐ

13. gala  ᯎᯞ

14. garaga  ᯎᯒᯎ

15. hahana  ᯂᯂᯉ

16. hatahata  ᯂᯖᯂᯖ

17. i ma da  ᯤ ᯔ ᯑ

18. inana  ᯤᯉᯉ

19. inaina  ᯤᯉᯤᯉ

20. lapalapa ᯞᯇᯞᯇ

21. marama  ᯔᯒᯔ

22. na rara  ᯉ ᯒᯒ

23. parapara  ᯇᯒᯇᯒ

24. sahala  ᯘᯂᯞ

25. sada  ᯘᯑ

26. sapa  ᯘᯇ

27. talatala  ᯖᯞᯖᯞ

28. tata  ᯖᯖ

29. tama  ᯖᯔ

30. ulaula  ᯥᯞᯥᯞ

31. upana  ᯥᯇᯉ

32. mangalapa  ᯔᯝᯞᯇ

Selanjutnya cobalah menuliskan kata yang sudah mengandung anak ni surat.

1. api  ᯀᯇᯪ

2. alogo  ᯀᯞᯬᯎᯬ

3. balige  ᯅᯞᯪᯎᯩ

4. bona ni pinasa ᯅᯬᯉ ᯉᯪ ᯇᯪᯉᯘ 

5. dali ni hoda  ᯑᯞᯪ ᯉᯪ  ᯂᯬᯑ

6. boasa gabe i hatana  ᯅᯬᯀᯘ ᯎᯅᯩ ᯤ ᯂᯖᯉ

7. dege  ᯑᯩᯎᯩ

8. dia ma hatana  ᯑᯪᯀ ᯔ ᯂᯖᯉ 

9. gabe ma na niula  ᯎᯅᯩ ᯔ ᯉ ᯉᯪᯥᯞ

10. galegale  ᯎᯞᯩᯎᯞᯩ

11. galege  ᯎᯞᯩᯎᯩ

12. gulamo  ᯎᯮᯞᯔᯬ  

13. haha doli  ᯂᯂ ᯑᯬᯞᯪ

14. hutanami  ᯂᯮᯖᯉᯔᯪ

15. inanami  ᯤᯉᯉᯔᯪ

16. jabunami  ᯐᯅᯮᯉᯔᯪ

17. lapo  ᯞᯇᯬ

18. malua  ᯔᯞᯮᯀ 

19. mangarade ma hamu ᯔᯝᯒᯑᯩ ᯔ ᯂᯔᯮ

20. masa ma na so hea masa ᯔᯘ ᯔ ᯉ ᯘᯬ ᯂᯩᯀ ᯔᯘ

21. na uli lagu ᯉ ᯥᯞᯪ ᯞᯎᯮ  

22. na lagu  ᯉ ᯞᯎᯮ 

23. na so ra suda  ᯉ ᯘᯬ ᯒ ᯘᯮᯑ 

24. parange  ᯇᯒᯝᯩ

25. pangalualu  ᯇᯝᯞᯮᯀᯞᯮ 

26. paso ma hatami  ᯇᯘᯬ ᯔ ᯂᯖᯔᯪ

27. rasirasa  ᯒᯘᯪᯒᯘ

28. simangido  ᯘᯪᯔᯝᯪᯑᯬ

29. sihite  ᯘᯪᯂᯪᯖᯩ

30. simanalu  ᯘᯪᯔᯉᯞᯮ  

31. simamora  ᯘᯪᯔᯔᯬᯒ

32. topi tao toba  ᯖᯬᯇᯪ ᯖᯀᯬ ᯖᯬᯅ

33. tao na tio  ᯖᯀᯬ ᯉ ᯖᯪᯀᯬ

34. tobu sirara  ᯖᯬᯅᯮ  ᯘᯪᯒᯒ

35. upa ni na loja  ᯥᯇ ᯉᯪ ᯉ ᯞᯬᯐ

36. urupi ma hami   ᯥᯒᯮᯇᯪ ᯔ ᯂᯔᯪ

37. ugari  ᯥᯎᯒᯪ

38. ugamo  ᯥᯎᯔᯬ

Lanjutkan menuliskan kata-kata yang menggunakan pangolat ᯲. Secara umum fungsi pangolat ᯲ adalah menghilangkan bunyi a dari suatu ina ni surat yang mengandung vokal a. Namun ketika berhubungan dengan anak ni surat e  ᯩ i ᯪ  o ᯬ u ᯮ  yang berada diantara dua ina surat yang menjadi satu suku kata, maka pangolat akan memiliki fungsi tambahan untuk menempatkan secara otomatis anak ni surat ke dekat pangolat ᯲. Inilah yang disebut fungsi reordering pada font noto sans batak. Fungsi reodering ini jugalah yang akan menempatkan secara otomatis saringar ng ᯰ  ke sebelah kanan atas ina ni surat walaupun dituliskan setelah anak ni surat.

1. adat na gok  ᯀᯑᯖ᯲ ᯉ ᯎᯬᯄ᯦᯲

2. aek ᯀᯀᯩᯄ᯦᯲ godang ᯎᯬᯑᯰ tu ᯖᯮ  aek ᯀᯀᯩᯄ᯦᯲  laut ᯞᯀᯮᯖ᯲ dos ᯑᯬᯘ᯲ ni ᯉᯪ roha ᯒᯬᯂ  sibahen ᯘᯪᯅᯂᯩᯉ᯲  na ᯉ saut ᯘᯀᯮᯖ᯲ 

3. andor ᯀᯉ᯲ᯑᯬᯒ᯲  ras ᯒᯘ᯲  andor ᯀᯉ᯲ᯑᯬᯒ᯲  ris ᯒᯪᯘ᯲  

4. ansimun ᯀᯉ᯲ᯘᯪᯔᯮᯉ᯲ na ᯉ martagan ᯔᯒ᯲ᯖᯎᯉ᯲  

5. balintang ᯅᯞᯪᯉ᯲ᯖᯰ ma ᯔ pagabe    ᯇᯎᯅᯩ tumandanghon ᯖᯮᯔᯉ᯲ᯑᯰᯂᯬᯉ᯲  sitadoan ᯘᯪᯖᯑᯬᯀᯉ᯲ 

6. bagot ᯅᯎᯬᯖ᯲ na ᯉ marhalto ᯔᯒ᯲ᯂᯞ᯲ᯖᯬ  na ᯉ  tubu ᯖᯮᯅᯮ  di ᯑᯪ  robean ᯒᯬᯅᯩᯀᯉ᯲ 

7. benget ᯅᯩᯝᯩᯖ᯲ marroha   ᯔᯒ᯲ᯒᯬᯂ

8. pustaha ᯇᯮᯘ᯲ᯖᯂ laklak    ᯞᯄ᯦᯲ᯞᯄ᯦᯲

9. daulat ᯑᯥᯞᯖ᯲ ni ᯉᯪ sipanganon    ᯘᯪᯇᯝᯉᯬᯉ᯲ 

10. gonghon ᯎᯬᯰᯂᯬᯉ᯲ siadopan ᯘᯪᯀᯑᯬᯇᯉ᯲  joujou ᯐᯬᯥᯐᯬᯥ  sialusan ᯘᯪᯀᯞᯮᯘᯉ᯲ 

11. halak ᯂᯞᯄ᯦᯲ batak   ᯅᯖᯄ᯦᯲

12. hagabeon ᯂᯎᯅᯩᯀᯬᯉ᯲ hamoraon ᯂᯔᯬᯒᯀᯬᯉ᯲  hasangapon ᯂᯘᯝᯇᯬᯉ᯲  

13. horas ᯂᯬᯒᯘ᯲  tondi ᯖᯬᯉ᯲ᯑᯪ  madingin ᯔᯑᯪᯝᯪᯉ᯲  pir ᯇᯪᯒ᯲  tondi ᯖᯬᯉ᯲ᯑᯪ  matogu ᯔᯖᯬᯎᯮ  

14. holso ᯂᯬᯞ᯲ᯘᯬ ni ᯉᯪ roham   ᯒᯬᯂᯔ᯲

15. haporseaon  ᯂᯇᯬᯒ᯲ᯘᯩᯀᯀᯬᯉ᯲

16. indahan ᯀᯪᯉ᯲ᯑᯂᯉ᯲ sipailohot   ᯘᯪᯇᯤᯞᯬᯂᯬᯖ᯲

17. impola ᯀᯪᯔ᯲ᯇᯬᯞ ni ᯉᯪ parsiajaran    ᯇᯒ᯲ᯘᯪᯀᯐᯒᯉ᯲

18. ingkon ᯀᯪᯰᯄ᯦ᯬᯉ᯲  ho ᯂᯬ  do ᯑᯬ  saut  ᯘᯀᯮᯖ᯲ di ᯑᯪ ahu ᯀᯂᯮ  

19. jempek ᯐᯩᯔ᯲ᯇᯩᯄ᯦᯲ do  ᯑᯬ pat ᯇᯖ᯲  ni ᯉᯪ  gabus ᯎᯅᯮᯘ᯲  

20. jangkon ᯐᯰᯄ᯦ᯬᯉ᯲ ma   ᯔ

21. lumban ᯞᯮᯔ᯲ᯅᯉ᯲ dolok   ᯑᯬᯞᯬᯄ᯦᯲

22. lam ᯞᯔ᯲ tu ᯖᯮ hipasna ᯂᯪᯇᯘ᯲ᯉ 

23. metmet ᯔᯩᯖ᯲ᯔᯩᯖ᯲  dope ᯑᯬᯇᯩ  singkoru ᯘᯪᯰᯄ᯦ᯬᯒᯮ  nunga ᯉᯮᯝ   dihandanghandangi  ᯑᯪᯂᯉ᯲ᯑᯰᯂᯉ᯲ᯑᯝᯪ metmet ᯔᯩᯖ᯲ᯔᯩᯖ᯲ dope ᯑᯬᯇᯩ  siboru  ᯘᯪᯅᯬᯒᯮ nunga ᯉᯮᯝ ditandangtandangi ᯑᯪᯖᯉ᯲ᯑᯰᯖᯉ᯲ᯑᯝᯪ 

24. marsomba ujung  ᯔᯒ᯲ᯘᯬᯔ᯲ᯅ ᯥᯐᯮᯰ

25. marsantabi  ᯔᯒ᯲ᯘᯉ᯲ᯖᯅᯪ

26. nantulang ᯉᯉ᯲ᯖᯮᯞᯰ  

27. ompung  ᯀᯬᯔ᯲ᯇᯮᯰ

28. orbuk ᯀᯬᯒ᯲ᯅᯮᯄ᯦᯲ 

29. parhalaan  ᯇᯒ᯲ᯂᯞᯀᯉ᯲

30. pautpaut hudali  ᯇᯀᯮᯖ᯲ᯇᯀᯮᯖ᯲ ᯂᯮᯑᯞᯪ

31. pantun  ᯇᯉ᯲ᯖᯮᯉ᯲ hangoluan ᯂᯝᯬᯞᯮᯀᯉ᯲  tois ᯖᯬᯀᯪᯘ᯲ hamagoan ᯂᯔᯎᯬᯀᯉ᯲  

32. pesta ᯇᯩᯘ᯲ᯖ unjuk   ᯀᯮᯉ᯲ᯐᯮᯄ᯦᯲

33. ringkot  ᯒᯪᯰᯄ᯦ᯬᯖ᯲

34. rondang ᯒᯬᯉ᯲ᯑᯰ ni ᯉᯪ bulan   ᯅᯮᯞᯉ᯲

35. rindang ᯒᯪᯉ᯲ᯑᯰ  ni ᯉᯪ  siubeon ᯘᯪᯥᯅᯩᯀᯬᯉ᯲ 

36. tektek ᯖᯩᯄ᯦᯲ᯖᯩᯄ᯦᯲ mula ᯔᯮᯞ  ni ᯉᯪ  gondang ᯎᯬᯉ᯲ᯑᯰ  serser ᯘᯩᯒ᯲ᯘᯩᯒ᯲ mula ᯔᯮᯞ  ni ᯉᯪ  tortor ᯖᯬᯒ᯲ᯖᯬᯒ᯲  

37. tampakna ᯖᯔ᯲ᯇᯄ᯦᯲ᯉ do ᯑᯬ  rantosna ᯖᯉ᯲ᯖᯬᯘ᯲ᯉ  rim ᯒᯪᯔ᯲ ni ᯉᯪ  tahi ᯖᯂᯪ  do  ᯑᯬ gogona  ᯎᯎᯬᯉ 

38. umpasa ᯀᯮᯔ᯲ᯇᯘ umpama   ᯀᯮᯔ᯲ᯇᯔ

Dari cara penulisan di atas, bisa dipahami kapan harus menggunakan ina ni surat I ᯤ dan U ᯥ, lalu kapan harus mengunakan anak ni surat i ᯪ dan u ᯮ yaitu :

1. Jika dalam pengejaan kata :  i dan u merupakan satu suku kata yang terpisah maka digunakan ina ni surat i ᯤ dan u ᯥ

2. Tetapi jika dalam pengejaan, bahwa i dan u merupakan bagian dari suatu suku kata, maka digunakan anak ni surat i ᯪ dan u ᯮ

Cara menulis Aksara Batak Toba yang benar adalah sesuai dengan ejaan atau pemenggalan suku kata.

1. ahu (au) a-hu ᯀᯂᯮ  

2. bahen (baen) ba-hen ᯅᯂᯩᯉ᯲  

3. embashon (ebbasson) em-bas-hon ᯀᯩᯔ᯲ᯅᯘ᯲ᯂᯬᯉ᯲  

4. gonghon (gokkon)  gong-hon ᯎᯬᯰᯂᯬᯉ᯲ 

5. ingkon (ikkon) ing-kon  ᯀᯪᯰᯄ᯦ᯬᯉ᯲

6. indahan (iddahan) in-da-han  ᯀᯪᯉ᯲ᯑᯂᯉ᯲

7. janghon (jakkon) jang-hon  ᯐᯰᯂᯬᯉ᯲

8. langkahon (lakkahon) lang-ka-hon  ᯞᯰᯄ᯦ᯂᯬᯉ᯲

9. Maraek ma-ra-ek  ᯔᯒᯀᯩᯄ᯦᯲

10. Mangandungi  ma-ngan-du-ngi ᯔᯝᯉ᯲ᯑᯮᯝᯪ

11. Namboru (nabboru) nam-bo-ru  ᯉᯔ᯲ᯅᯬᯒᯮ

12. Ompung (oppung) om-pung  ᯀᯬᯔ᯲ᯇᯮᯰ

13. Pomparan (popparan) pom-pa-ran  ᯇᯬᯔ᯲ᯇᯒᯉ᯲

14. Ramba (rabba) ram-ba  ᯒᯔ᯲ᯅ

15. Santabi (sattabi) san-ta-bi  ᯘᯉ᯲ᯖᯅᯪ

16. Tangkas (takkas) tang-kas  ᯖᯰᯄ᯦ᯘ᯲

17. Umpasa (uppasa) um-pa-sa  ᯀᯮᯔ᯲ᯇᯘ

Satu hal yang perlu diingat : bahwa aksara batak dibuat dalam bentuk suku kata. Artinya setiap ina ni surat sudah merupakan satu suku kata. Dengan demikian penulisan dan membaca aksara batak adalah berdasarkan suku kata. Satu suku kata umumnya mengandung satu vokal.

Ingat bahwa pangolat juga berfungsi sebagai pemisah antar suku kata jika suatu kata mengandung lebih dari satu konsonan. 

Aksara Batak Toba hanya ada dua ina surat yang memungkinkan penulisan konsonan ganda yakni nga ᯝ dan nya ᯠ. 

Pertanyaannya : bagaimana menuliska kata ndang, ndi, ndada, dan kata serapan yang mengandung konsonan ganda ? 

Kata ndang, ndi, ndada hanya memungkinkan ditulis dalam aksara karo karena mereka memiliki ina ni surat nda ᯢ. Untuk aksara Toba maka akan ditulis menjadi : indang ᯀᯪᯉ᯲ᯑᯰ , indi ᯀᯪᯉ᯲ᯑᯪ, indada ᯀᯪᯉ᯲ᯑᯑ . Jika dipaksakan menggunakan pangolat pada ina ni surat na ᯉ di awal kata maka apa yang terjadi ? ndang ᯉ᯲ᯑᯰ , ndi ᯉ᯲ᯑᯪ , ndada ᯉ᯲ᯑᯑ maka ejaanya menjadi n-dang, n-di, n-dada artinya huruf n menjadi terpisah dari suku kata dang, da, dada, karena dipisahkan oleh pangolat.

Kata serapan yang mengandung konsonan ganda, sebaiknya penulisannya disesuaikan agar memungkinkan dituliskan dalam aksara batak. Misalnya kata kristen (kris-ten) agar bisa dituliskan dengan benar dalam aksara batak, maka disesuaikan menjadi karisten (ka-ris-ten)  

Ingatlah, sesuai keputusan kongres I kebudayaan Batak Toba Tahun 2022 dinyatakan bahwa aksara batak bisa digunakan untuk bahasa serumpun saja (Indonesia, Melayu).

Pro dan kontra akan tata cara penulisan aksara batak khususnya dalam hal konsonan ganda selain nga dan nya, akan tetap terjadi selama belum ada aturan baku yang mengikat semua pengguna aksara batak. Semoga suatu saat akan ada lembaga Bahasa Batak yang membuat aturan baku tentang tata cara penulisan aksara batak. 

Jika sampai pada tahap ini Anda sudah paham dan bisa mempraktekkannya, selamat Anda sudah memahami proses penulisan Aksara Batak dengan benar. 

Sebagai alat kontrol bagi Anda untuk mengetahui, apakah cara penulisan Anda sudah benar atau belum, maka periksalah apakah ejaan antara : kata dalam huruf latin dengan kata dalam tulisan aksara bataknya sudah sama. Jika berbeda, periksalah ulang dan perbaiki, atau carikan solusinya

Untuk tahap awal proses belajar menulis Aksara Batak, cobalah menggunakan situs transliterator seperti buatan :

1. Siboro

2. Benny Lin dan banyak transliterator lainnya yang bisa anda cari di internet. 

Di kedua situs ini Anda cukup tuliskan atau copy paste teks bahasa batak, maka akan ditampilkan tulisan aksara bataknya

Tahap selanjutnya gunakanlah papan ketik keyman :

1. Untuk hp android cari keyman di playstore

2. Untuk laptop atau komputer gunakan atau buat papan ketik sendiri dengan bantuan website keyman.com (jika anda perlu contoh papan ketik yang telah saya buat sendiri dan telah saya gunakan selama ini, ikuti petunjuk di situs keyman.com dan ketika menginstall keyman developer saat diminta file, gunakan file papan ketik yang telah saya buat ini.)  

Semoga bermanfaat. 

Info tentang saya dan sosial media yang saya gunakan untuk menulis aksara batak toba, bisa anda cari di internet dengan menuliskan : Vitus Polikarpus

Horas ᯂᯬᯒᯘ᯲ ma ᯔ  jala ᯐᯞ  gabe ᯎᯅᯩ ! 

Vitus Polikarpus Surung Simanullang


Lebih lamaTerbaru
Tulis Pesan Disini

Nama

Email *

Pesan *